by adminn | 25 Ramadhan 1447 H | 14 Maret 2026 M | Berita
Yogyakarta (12/3) — Keluarga besar Kebidanan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta yang terdiri atas Program Studi Sarjana Kebidanan, Profesi Bidan, dan Magister Kebidanan menggelar kegiatan Buka Bersama pada Kamis, 12 Maret 2026 yang bertepatan dengan 23 Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan bagi seluruh sivitas akademika kebidanan untuk mempererat silaturahim di bulan suci Ramadhan.
Acara diawali dengan pengantar oleh Suyani selaku Ketua Program Studi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Ia menuturkan harapan agar kegiatan buka bersama ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan kebidanan UNISA Yogyakarta serta menjadi ruang untuk saling menyapa dan berbagi kebersamaan di tengah kesibukan aktivitas akademik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Dr. Dewi Rokhanwati, S.SiT., M.PH. “Momen buka bersama ini menjadi kesempatan yang istimewa karena untuk pertama kalinya selama ramadhan dapat mengumpulkan seluruh jenjang program studi kebidanan”, pungkasnya. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda kebersamaan semata, tetapi juga menjadi upaya untuk memupuk kebersamaan, merengkuh kasih sayang, serta mempererat silaturahim di antara keluarga besar kebidanan UNISA Yogyakarta. Terjalinnya kebersamaan tersebut, diharapkan semangat kebersamaan, nilai-nilai keimanan, serta rasa persaudaraan di antara civitas akademika kebidanan UNISA Yogyakarta semakin tumbuh dan memberikan keberkahan bagi seluruh pihak.
Penulis dan dokumentasi: Salsya Ch
by adminn | 17 Ramadhan 1447 H | 06 Maret 2026 M | Berita
Yogyakarta (6/3) – Bertepatan dengan 17 Ramadhan 1447H, Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan rapat program studi yang bertempat di Ruang Rapat Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Lantai 3, Gedung Siti Walidah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Rapat ini dihadiri oleh pimpinan program studi serta seluruh dosen di lingkungan Prodi Kebidanan sebagai forum koordinasi dan evaluasi pelaksanaan kegiatan akademik.
Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an sebagai pembuka sebelum memasuki agenda rapat. Bdn. Suyani, S.ST., M.Keb selaku Ketua Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan dalam pengarahannya menyampaikan bahwa evaluasi rutin merupakan instrumen penting untuk menjaga standar mutu akademik serta memastikan capaian pembelajaran lulusan (CPL) dapat tercapai secara optimal.
Rapat dimulai dengan menyoroti beberapa catatan penting dari evaluasi perkuliahan awal semester Genap. Evaluasi juga menyentuh bidang penelitian dan pengabdian dosen terkait kepakaran di mana masih ada beberapa yang perlu memantapkan bidang keahliannya. Lebih lanjut, kepakaran dosen perlu diperjelas dalam tiga konteks utama: kenaikan pangkat/jabatan fungsional, roadmap penelitian, publikasi, dan pengabdian, serta kesesuaian dengan Capaian Pembelajaran (CPL) mata kuliah. Suyani menekankan pentingnya meningkatkan jumlah publikasi artikel ilmiah dan book chapter sebagai bagian tak terpisahkan dari kegiatan penelitian dosen.
Di dalam rapat tersebut juga dibahas berbagai kendala akademik maupun administratif serta strategi prodi dalam meningkatkan pengenalan prodi yang menjadi perhatian bersama. Pembahasan ini dilakukan sebagai upaya perbaikan dan penguatan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang akan kembali aktif setelah jeda libur Idul Fitri tahun ini.
Seluruh peserta rapat berharap bahwa hasil evaluasi dan rencana persiapan yang telah disusun dapat menjadi landasan yang kokoh untuk meningkatkan kualitas perkuliahan, penelitian, dan pengabdian di prodi kebidanan program sarjana dan profesi. Tujuannya jelas, yakni memperkuat serta merawat keunggulan prodi.
Masukan dan umpan balik dari seluruh pihak diharapkan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Program Studi Kebidanan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Penulis: Salsya Ch.
Dokumentasi: Viana Bari U.
by adminn | 6 Ramadhan 1447 H | 23 Februari 2026 M | Berita
Temanggung—Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta secara resmi menyerahkan sebanyak 35 mahasiswa Program Studi Profesi Bidan yang berpraktik di wilayah Temanggung kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung pada Senin (23/2). Kegiatan serah terima dilaksanakan pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung yang diterima oleh Yakup Wasana, S.H., selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Beti Herlina, S.Tr.Keb selaku Ketua Tim Kerja Sumber Daya Manusia Kesehatan Dinas Kabupaten Temanggung, Bdn. Rosmita Nuzuliana, S.ST., M.Keb., Sekretaris Program Studi Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Bdn. Dwi Ernawati, S.ST., M.Keb., serta Bdn. Salsya Naulia Chamid, S.Keb.
Rosmita berpesan, “Penyerahan 35 mahasiswa Profesi Bidan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan budaya. Kami berharap mahasiswa mampu mengintegrasikan ilmu, keterampilan, serta nilai-nilai profesionalisme selama praktik di Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung”. Mahasiswa diharapkan senantiasa menjaga etika, disiplin, serta nama baik Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sehingga kehadiran mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Prosesi penyerahan sekaligus penerjunan mahasiswa secara resmi dilakukan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Yakup Wasana, S.H. “Kami berharap para mahasiswa dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang profesional, humanis, serta menyesuaikan budaya masyarakat Temanggung”, ujar Yakup. Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin dengan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta selama ini.
Penyerahan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran praktik lapangan bagi mahasiswa profesi bidan sebagai upaya memperkuat kompetensi klinis, keterampilan komunikasi, serta kemampuan adaptasi dalam memberikan pelayanan kebidanan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Diterjunkannya 35 mahasiswa ini diharapkan sinergi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan daerah dapat terus terjalin secara berkelanjutan sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Temanggung.
Penulis: Salsya Ch
by adminn | 2 Ramadhan 1447 H | 19 Februari 2026 M | Berita
Program Studi Kebidanan Program Profesi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Angkat Janji Profesi Bidan pada Kamis, 19 Februari 2026 yang bertepatan dengan 2 Ramadhan 1447 H. Kegiatan berlangsung khidmat di Ruang Sidang Gedung Siti Moenjijah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dan menjadi momentum penting bagi mahasiswa sebelum terjun ke lahan praktik.
Acara ini turut dihadiri oleh Perwakilan PD IBI DIY, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Ketua Program Studi Sarjana dan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, rohaniwan, dosen pembimbing, serta 39 mahasiswa Profesi Bidan Angkatan X.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Program Studi Profesi Bidan, Bdn. Suyani, S.ST., M.Keb., menegaskan bahwa angkat janji bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan profesional yang harus benar-benar dipegang teguh ketika mahasiswa terjun ke lahan praktik. Nilai-nilai yang diikrarkan diharapkan menjadi landasan dalam memberikan asuhan kebidanan yang aman, etis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Sambutan kedua disampaikan oleh Dr. Dewi Rokhanawati, S.ST., M.PH., Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. “Mahasiswa Profesi Bidan Angkatan X sebelum resmi diterjunkan ke lahan praktik pada 23 Februari 2026 telah dibekali dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Midwifery Skill, pembekalan oleh narasumber internal dan eksternal, pelaksanaan Ujian PANUM, hingga prosesi Angkat Janji. Sebelas poin janji profesi yang diikrarkan diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi benar-benar melekat dalam diri mahasiswa, terutama dalam menjaga etika, sikap profesional, dan integritas selama menjalani praktik klinik”, ungkapnya. Dr. Dewi menekankan juga core values UNISA Yogyakarta AMALKU (Akhlak Mulia, Amanah, Profesional, Kolaboratif, dan Unggul) dapat diinternalisasikan ke tiap individu mahasiswa.
Penguatan juga diberikan oleh PD IBI Jateng yang diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Diklat, Bdn. Siti Solikhah, Am.Keb., S.KM., M.PH., dalam arahannya menekankan pentingnya menjunjung tinggi kode etik profesi bidan serta menjaga nama baik institusi dan organisasi profesi selama menjalankan praktik.
Kegiatan Angkat Janji ini menjadi langkah awal yang sakral bagi 39 mahasiswa Profesi Bidan Angkatan X dalam mengemban amanah sebagai calon bidan profesional. Diharapkan, nilai-nilai yang telah diikrarkan mampu menjadi kompas moral dalam memberikan pelayanan kebidanan yang berlandaskan kompetensi, empati, dan tanggung jawab kepada masyarakat.
Penulis: Salsya Ch
by adminn | 1 Ramadhan 1447 H | 18 Februari 2026 M | Berita
Program Studi Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan Ujian OSCE (Objective Structured Clinical Examination) bagi mahasiswa Profesi Bidan Angkatan VIII pada tanggal 18–20 Februari 2026.
Ujian OSCE merupakan ujian praktik klinis terstruktur yang dilaksanakan melalui beberapa station (pos) keterampilan. Pada setiap station, mahasiswa diuji secara langsung untuk mendemonstrasikan kompetensi asuhan kebidanan sesuai skenario kasus yang telah dirancang. Pelaksanaan OSCE setelah masa pendidikan profesi memiliki tujuan strategis untuk mengukur kompetensi klinis nyata mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan di antaranya menilai kemampuan komunikasi terapeutik dengan pasien dan keluarga, menguji ketepatan pengambilan keputusan klinis berdasarkan kondisi dan kebutuhan pasien, memastikan kesiapan mahasiswa sebelum terjun ke masyarakat maupun menghadapi Uji Kompetensi Nasional.
Selama tiga hari pelaksanaan, mahasiswa mengikuti berbagai station yang mencerminkan praktik kebidanan komprehensif, mulai dari pelayanan antenatal, intranatal, postnatal, hingga kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Setiap mahasiswa diuji secara bergiliran dengan standar waktu yang ketat untuk menjaga objektivitas dan konsistensi penilaian.
Koordinator OSCE, Bdn. Intan Mutiara Putri, S.ST., M.Keb., menyampaikan bahwa ujian ini bukan hanya sekadar evaluasi akhir, tetapi juga menjadi refleksi kesiapan profesional mahasiswa. “OSCE dirancang untuk memastikan bahwa setiap calon bidan memiliki kompetensi klinis, sikap profesional, dan kemampuan berpikir kritis sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan OSCE ini, Program Studi Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta berkomitmen menghasilkan bidan yang kompeten, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai islami, siap memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas di berbagai tatanan layanan kesehatan.
Penulis: Salsya Ch