by adminn | 5 Dzulhijjah 1447 H | 22 Mei 2026 M | Berita
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sumpah Profesi Periode Mei 2026 pada Kamis, 20 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa profesi kesehatan yang telah menyelesaikan pendidikan akademik dan praktik profesi sebelum resmi terjun memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Prosesi sumpah profesi berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, organisasi profesi, orang tua mahasiswa, serta tamu undangan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dari berbagai program profesi kesehatan mengikrarkan janji profesi sebagai bentuk komitmen moral, etika, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan secara profesional.
Salah satu program studi yang mengikuti prosesi tersebut adalah Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi dengan peserta Bidan Angkatan VIII sebanyak 70 mahasiswa. Para calon bidan secara resmi mengucapkan sumpah profesi sebagai simbol kesiapan untuk mengabdikan diri dalam pelayanan kesehatan ibu, bayi, anak, dan masyarakat secara luas.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Dr.Dewi Rokhanawati, S.SiT., M.PH menyampaikan bahwa sumpah profesi merupakan tonggak awal pengabdian tenaga kesehatan dalam menjalankan amanah profesi dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keselamatan pasien, dan kode etik profesi. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, adaptif, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi di tengah tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.
Selain sebagai bentuk legal dan moral dalam memasuki dunia kerja, prosesi sumpah profesi juga menjadi refleksi atas perjuangan mahasiswa selama menempuh pendidikan. Suasana haru dan bangga terlihat dari para peserta dan keluarga yang hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Melalui kegiatan Sumpah Profesi Fakultas Ilmu Kesehatan Periode Mei 2026, UNISA Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan tenaga kesehatan yang unggul, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
by adminn | 5 Dzulhijjah 1447 H | 22 Mei 2026 M | Berita
Mahasiswa Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Angkatan IX Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta melaksanakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) I dalam rangka Praktik Profesi stase Asuhan Kebidanan Komunitas di Kelurahan Notoprajan, Kecamatan Ngampilan, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran lapangan yang bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan berbasis komunitas dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan MMD I dihadiri oleh Lurah kelurahan Ngampilan, Kepala Puskesmas, Bidan, Ahli gizi Puskesmas Ngampilan, kader Posyandu-PIK R, ketua RW, PRA, babainsa, babinkamtibmasy, dosen pembimbing serta mahasiswa profesi bidan. Musyawarah dilaksanakan sebagai forum diskusi bersama untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan ibu, anak, remaja, dan lansia.
Melalui MMD 1 ini, mahasiswa dapat berkenalan alngsung dengan para tokoh masyarakat untuk berdiskusi, mencari informasi masalah kesehatan yang ada di Ngampilan melalui cara FGD. Hal ini dilakukan sebagai gambaran rencana pengkajian mendalan dn menyusun rancangan program untuk mendampingi warga masyarakat menyelesaikan masalah kesehatan, meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi maslalah kesehatan.
Mahasiswa memaparkan hasil pengkajian komunitas yang telah dilakukan sebelumnya, meliputi kondisi kesehatan masyarakat, faktor risiko, serta potensi yang dimiliki wilayah Kelurahan Notoprajan. Hasil identifikasi tersebut kemudian didiskusikan bersama masyarakat guna menentukan prioritas masalah kesehatan dan rencana tindak lanjut yang dapat dilaksanakan secara kolaboratif.
Dosen pembimbing menyampaikan bahwa kegiatan MMD menjadi salah satu tahapan penting dalam stase Asuhan Kebidanan Komunitas karena mahasiswa dilatih untuk mampu mengenali kebutuhan masyarakat secara langsung serta menyusun intervensi yang tepat berdasarkan kondisi di lapangan.
Masyarakat dan pihak kelurahan menyambut baik kegiatan tersebut serta berharap adanya sinergi yang berkelanjutan antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan di wilayah Kelurahan Notoprajan.
Melalui kegiatanMMD I ini, mahasiswa Profesi Bidan Angkatan IX Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta diharapkan mampu menjadi bidan profesional yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu berperan aktif dalam pemberdayaan kesehatan masyarakat.
by adminn | 3 Dzulhijjah 1447 H | 20 Mei 2026 M | Berita
Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan Praktisi Mengajar sebagai bentuk penguatan kompetensi mahasiswa melalui kolaborasi bersama praktisi profesional di bidang kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 13.00–15.00 WIB di Ruang Sidang SM 2.09, Gedung Siti Moenjijah, Kampus Terpadu Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Pada kesempatan tersebut, mata kuliah Inovasi Pelayanan Holistik Pada Anak menghadirkan topik “Pijat Bayi-Balita dengan Masalah” yang disampaikan oleh praktisi sekaligus trainer berpengalaman, Bdn. Reni Dwi Agustina, S.Keb., CHT., CMBT., IPHCA., C.IAIM. Beliau juga dikenal sebagai owner Klinik Aurelia di Muntilan Jawa Tengah yang aktif dalam pengembangan pelayanan kesehatan ibu dan anak berbasis holistik.
Kegiatan praktisi mengajar ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan aplikatif kepada mahasiswa terkait pendekatan holistik dalam penanganan bayi dan balita dengan kondisi tertentu. Materi yang disampaikan mencakup manfaat pijat bayi dan balita, teknik dasar pijat yang aman, serta penerapan terapi sentuhan dalam mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan kenyamanan pasien.
Dalam pemaparannya, Bidan Reni menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada aspek kuratif, tetapi juga promotif dan preventif melalui pendekatan yang humanis dan berbasis kebutuhan anak. Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan berdiskusi secara langsung mengenai praktik pelayanan holistik yang diterapkan di lapangan.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi interaktif dan berbagi pengalaman praktik. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memberikan pelayanan kebidanan yang inovatif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Melalui program Praktisi Mengajar, Prodi Kebidanan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia praktik serta mendukung terciptanya lulusan bidan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masyarakat.
by adminn | 3 Dzulhijjah 1447 H | 20 Mei 2026 M | Berita
Yogyakarta – Program Studi Kebidanan Program Sarjana Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Basic Life Support dan Patient Safety sebagai upaya peningkatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi praktik klinik. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026, bertempat di Ruang Sidang SM.209 mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Pelatihan ini mengangkat tema “Upaya Peningkatan Service Excellent dalam Rangka Praktikum Klinik Bagi Mahasiswa Semester IV Prodi Kebidanan Program Sarjana”. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dasar penanganan kegawatdaruratan serta meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan pasien dan pelayanan prima di lingkungan pelayanan kesehatan.
Acara menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Dewi Rokhanawati, S.SiT., M.PH dengan materi Etika Mahasiswa Praktik Klinik, Muhaji, S.Kep., Ners., M.Si., M.Tr.Kep. yang menyampaikan materi Basic Life Support, serta Siti Istiyati, S.SiT., M.Kes dengan materi Service Excellent.
Dalam penyampaian materinya, para narasumber menekankan pentingnya profesionalisme, keterampilan klinik dasar, serta sikap komunikatif dan empatik dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Selain teori, peserta juga mendapatkan pembekalan praktis terkait tindakan bantuan hidup dasar yang menjadi kompetensi penting bagi tenaga kesehatan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh mahasiswa semester IV yang akan memasuki tahap praktikum klinik. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mahasiswa mampu menerapkan prinsip keselamatan pasien, memberikan pelayanan yang berkualitas, serta memiliki kesiapan yang lebih baik saat berada di lahan praktik.
Melalui kegiatan pelatihan ini, Program Studi Kebidanan Program Sarjana Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta terus berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang profesional, unggul, dan berorientasi pada keselamatan pasien serta pelayanan kesehatan yang humanis.

Pelatihan Basic Life Support dan Patient Safety Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Kebidanan UNISA Yogyakarta
by adminn | 19 Dzulqa'dah 1447 H | 06 Mei 2026 M | Berita
Mahasiswa Program Studi Kebidanan Program Profesi Bidan angkatan ke-VIII Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta mencatatkan kelulusan 100 persen pada Uji Kompetensi Nasional Tahun 2026 sebagai first taker. Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan pembinaan akademik yang unggul di lingkungan program studi. Keberhasilan tersebut tidak hanya mencerminkan kesiapan akademik mahasiswa, tetapi juga menunjukkan konsistensi institusi dalam menjaga mutu lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia profesional kebidanan.
Ketua Program Studi Sarjana dan Profesi Bidan, Suyani menyampaikan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja keras berbagai pihak, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga sistem pembelajaran yang terus dioptimalkan. “Alhamdulillah, capaian ini mencerminkan kesiapan lulusan kami, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan klinis, maupun profesionalisme yang sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan.” ujarnya.
Mahasiswa angkatan VIII yang menjadi first taker pada tahun ini dinilai memiliki kesiapan yang matang, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan klinis, maupun sikap profesional. Berbagai strategi pembelajaran seperti pembimbingan intensif, simulasi uji kompetensi, serta evaluasi berkelanjutan turut berkontribusi terhadap keberhasilan ini. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi Program Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sebagai salah satu institusi pendidikan kebidanan yang unggul. Ke depan, prodi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak bidan profesional yang mampu mencetak calon bidan kompeten yang unggul, berwawasan kesehatan, dan berbasis nilai-nilai Islam Berkemajuan, sesuai dengan visi misi program studi.
#kebidanan #bidanprofesi #ukom #ukombidanlulus100% #unisayogya
by adminn | 27 Syawwal 1447 H | 15 April 2026 M | Berita
Yogyakarta — Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Stadium General dengan tema “Airway Management in Children” sebagai upaya meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa di bidang kegawatdaruratan pediatrik. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi, meliputi kebidanan, anestesiologi, fisioterapi, dan keperawatan.
Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Siti Khotimah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik dan perkembangan ilmu terkini di bidang kesehatan. Ia menekankan pentingnya pemahaman manajemen jalan napas pada anak sebagai keterampilan krusial yang harus dimiliki tenaga kesehatan, mengingat kondisi kegawatdaruratan pada anak membutuhkan penanganan yang cepat, tepat, dan terintegrasi.
“Melalui Stadium General ini, kami berharap mahasiswa dapat memperoleh wawasan komprehensif sekaligus memperkuat kesiapan dalam menghadapi situasi klinis, khususnya yang berkaitan dengan penanganan jalan napas pada pasien anak,” ujar Siti Khotimah.
Sebagai narasumber utama, Luc K.P. Tielens, MD, memberikan pemaparan mendalam mengenai prinsip-prinsip dasar hingga teknik lanjutan dalam airway management pada anak. Dalam sesi tersebut, ia menjelaskan berbagai tantangan yang sering dihadapi tenaga kesehatan, termasuk perbedaan anatomi dan fisiologi antara anak dan dewasa, serta pendekatan yang tepat dalam kondisi darurat.
Dr. Luc K.P. Tielens juga menyoroti pentingnya keterampilan klinis yang didukung oleh pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis evidensi. Ia mengajak peserta untuk memahami algoritma penanganan jalan napas secara sistematis guna meminimalkan risiko komplikasi.
Profil Singkat Narasumber
Luc K.P. Tielens, MD, merupakan seorang dokter dengan keahlian di bidang anestesiologi dan manajemen jalan napas, khususnya pada pasien pediatrik. Ia memiliki pengalaman luas dalam praktik klinis, pendidikan, serta pelatihan tenaga kesehatan di berbagai negara. Dr. Tielens dikenal aktif sebagai pembicara dalam forum ilmiah internasional dan berkontribusi dalam pengembangan standar praktik airway management berbasis keselamatan pasien.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta semakin siap menjadi tenaga kesehatan profesional yang kompeten dan responsif dalam menghadapi tantangan di dunia klinis, khususnya dalam penanganan pasien anak.
Penulis dan dokumentasi: Salsya Ch.