Angkat Janji Profesi Bidan Angkatan X, Teguhkan Komitmen Etika dan Profesionalisme

Angkat Janji Profesi Bidan Angkatan X, Teguhkan Komitmen Etika dan Profesionalisme

Program Studi Kebidanan Program Profesi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Angkat Janji Profesi Bidan pada Kamis, 19 Februari 2026 yang bertepatan dengan 2 Ramadhan 1447 H. Kegiatan berlangsung khidmat di Ruang Sidang Gedung Siti Moenjijah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dan menjadi momentum penting bagi mahasiswa sebelum terjun ke lahan praktik.

Acara ini turut dihadiri oleh Perwakilan PD IBI DIY, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Ketua Program Studi Sarjana dan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, rohaniwan, dosen pembimbing, serta 39 mahasiswa Profesi Bidan Angkatan X.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Program Studi Profesi Bidan, Bdn. Suyani, S.ST., M.Keb., menegaskan bahwa angkat janji bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan profesional yang harus benar-benar dipegang teguh ketika mahasiswa terjun ke lahan praktik. Nilai-nilai yang diikrarkan diharapkan menjadi landasan dalam memberikan asuhan kebidanan yang aman, etis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Sambutan kedua disampaikan oleh Dr. Dewi Rokhanawati, S.ST., M.PH., Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. “Mahasiswa Profesi Bidan Angkatan X sebelum resmi diterjunkan ke lahan praktik pada 23 Februari 2026 telah dibekali dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Midwifery Skill, pembekalan oleh narasumber internal dan eksternal, pelaksanaan Ujian PANUM, hingga prosesi Angkat Janji. Sebelas poin janji profesi yang diikrarkan diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi benar-benar melekat dalam diri mahasiswa, terutama dalam menjaga etika, sikap profesional, dan integritas selama menjalani praktik klinik”, ungkapnya. Dr. Dewi menekankan juga core values UNISA Yogyakarta AMALKU (Akhlak Mulia, Amanah, Profesional, Kolaboratif, dan Unggul) dapat diinternalisasikan ke tiap individu mahasiswa.

Penguatan juga diberikan oleh PD IBI Jateng yang diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Diklat, Bdn. Siti Solikhah, Am.Keb., S.KM., M.PH., dalam arahannya menekankan pentingnya menjunjung tinggi kode etik profesi bidan serta menjaga nama baik institusi dan organisasi profesi selama menjalankan praktik.

Kegiatan Angkat Janji ini menjadi langkah awal yang sakral bagi 39 mahasiswa Profesi Bidan Angkatan X dalam mengemban amanah sebagai calon bidan profesional. Diharapkan, nilai-nilai yang telah diikrarkan mampu menjadi kompas moral dalam memberikan pelayanan kebidanan yang berlandaskan kompetensi, empati, dan tanggung jawab kepada masyarakat.

PRODI KEBIDANAN UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA LAKSANAKAN UJIAN OSCE ANGKATAN VIII PROFESI BIDAN

PRODI KEBIDANAN UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA LAKSANAKAN UJIAN OSCE ANGKATAN VIII PROFESI BIDAN

Program Studi Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan Ujian OSCE (Objective Structured Clinical Examination) bagi mahasiswa Profesi Bidan Angkatan VIII pada tanggal 18–20 Februari 2026.

Ujian OSCE merupakan ujian praktik klinis terstruktur yang dilaksanakan melalui beberapa station (pos) keterampilan. Pada setiap station, mahasiswa diuji secara langsung untuk mendemonstrasikan kompetensi asuhan kebidanan sesuai skenario kasus yang telah dirancang. Pelaksanaan OSCE setelah masa pendidikan profesi memiliki tujuan strategis untuk mengukur kompetensi klinis nyata mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan di antaranya menilai kemampuan komunikasi terapeutik dengan pasien dan keluarga, menguji ketepatan pengambilan keputusan klinis berdasarkan kondisi dan kebutuhan pasien, memastikan kesiapan mahasiswa sebelum terjun ke masyarakat maupun menghadapi Uji Kompetensi Nasional.

Selama tiga hari pelaksanaan, mahasiswa mengikuti berbagai station yang mencerminkan praktik kebidanan komprehensif, mulai dari pelayanan antenatal, intranatal, postnatal, hingga kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Setiap mahasiswa diuji secara bergiliran dengan standar waktu yang ketat untuk menjaga objektivitas dan konsistensi penilaian.

Koordinator OSCE, Bdn. Intan Mutiara Putri, S.ST., M.Keb., menyampaikan bahwa ujian ini bukan hanya sekadar evaluasi akhir, tetapi juga menjadi refleksi kesiapan profesional mahasiswa. “OSCE dirancang untuk memastikan bahwa setiap calon bidan memiliki kompetensi klinis, sikap profesional, dan kemampuan berpikir kritis sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan OSCE ini, Program Studi Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta berkomitmen menghasilkan bidan yang kompeten, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai islami, siap memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas di berbagai tatanan layanan kesehatan.

Mahasiswa Profesi Bidan Angkatan X Ikuti Ujian PANUM, Siap Terjun ke Lahan Praktik

Mahasiswa Profesi Bidan Angkatan X Ikuti Ujian PANUM, Siap Terjun ke Lahan Praktik

Yogyakarta (12/02/2026) – Program Studi Kebidanan Program Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menyelenggarakan Ujian Kepaniteraan Umum (PANUM) bagi mahasiswa Profesi Bidan Angkatan X. Kegiatan ini dilaksanakan setelah mahasiswa mengikuti rangkaian pembekalan PANUM selama tiga hari sebagai bentuk persiapan sebelum memasuki tahap praktik klinik.

Ujian PANUM merupakan tahapan penting dalam proses pendidikan profesi bidan yang bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan mahasiswa baik dari aspek pengetahuan, keterampilan klinis, maupun sikap profesional (kompetensi dasar) sebelum terjun langsung ke lahan praktik baik Rumah Sakit, Puskesmas, maupun Praktik Mandiri Bidan (PMB).

Melalui ujian ini, program studi memastikan bahwa setiap mahasiswa telah memiliki kemampuan untuk memberikan asuhan kebidanan dan melakukan tindakan secara aman, mandiri, dan beretika, sesuai dengan standar kompetensi profesi bidan. Selain itu, PANUM juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi situasi nyata di lapangan.

PANUM bukan sekadar ujian formalitas, melainkan bagian dari komitmen Prodi Kebidanan UNISA Yogyakarta dalam menjaga mutu lulusan. Ketua Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Bdn. Suyani, S.ST., M.Keb. dalam sambutan Pembukaan PANUM sebelumnya menyampaikan bahwa, “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa benar-benar siap secara akademik, teknis, dan profesional sebelum memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Terselenggaranya Ujian PANUM ini diharapkan mahasiswa Profesi Bidan Angkatan X semakin siap menjalani proses kepaniteraan di berbagai wahana praktik serta mampu memberikan pelayanan kebidanan yang berkualitas, berorientasi pada keselamatan pasien, dan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme.

Program Studi Kebidanan UNISA Yogyakarta terus berkomitmen menghasilkan bidan profesional yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islami dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

MIDCO LIVE WITH DOSHINE, Wajah Baru Edukasi Kebidanan Digital UNISA Yogyakarta

MIDCO LIVE WITH DOSHINE, Wajah Baru Edukasi Kebidanan Digital UNISA Yogyakarta

Yogyakarta — Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta kembali menghadirkan inovasi program berbasis edukasi digital melalui peluncuran program MIDCO LIVE WITH DOSHINE (Midwifery Connect Live With Dosen Sunshine).

Program ini dirancang sebagai ruang interaksi edukatif antara dosen dan mahasiswa kebidanan, sekaligus masyarakat umum, melalui siaran langsung (live) di media sosial. Nama Doshine sendiri merupakan singkatan dari Dosen Sunshine, yang merujuk pada sebutan khas bagi mahasiswa kebidanan UNISA Yogyakarta. Julukan Sunshine lahir dari identitas visual mahasiswa kebidanan yang mengenakan seragam berwarna tosca dan kuning, merepresentasikan semangat, energi positif, dan cahaya matahari.

MIDCO LIVE WITH DOSHINE diagendakan secara rutin dan berkelanjutan, dengan jadwal live yang dilaksanakan setiap hari secara bergantian oleh dosen-dosen Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan sesuai dengan bidang keahlian (expertise) masing-masing. Topik yang dibahas pun beragam, mulai dari isu kebidanan terkini, kesehatan perempuan dan anak, edukasi klinik, hingga penguatan kompetensi profesional bidan. Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif, sehingga mudah dipahami serta mampu menjawab kebutuhan informasi kesehatan bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Disiarkan melalui dua platform media sosial resmi program studi, yaitu Instagram @sarjanabidanunisa dan TikTok @sarjanadanprofesibidanunisa, sebagai upaya menjangkau audiens yang lebih luas dan relevan dengan karakter generasi muda.

Melalui program MIDCO LIVE WITH DOSHINE, Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Yogyakarta berharap dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih komunikatif, kontekstual, dan mudah diakses, sekaligus memperkuat citra akademik program studi sebagai pusat edukasi kebidanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Program ini juga menjadi wujud komitmen UNISA Yogyakarta dalam membangun ekosistem pembelajaran yang kolaboratif, inspiratif, dan berkelanjutan.

Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Yogyakarta Sambut Kunjungan Studi Banding

Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Yogyakarta Sambut Kunjungan Studi Banding

Yogyakarta, (10/2) — Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menerima kunjungan akademik sekaligus studi banding dari Program Studi Kebidanan Universitas Gunadarma. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (10/2/2026) bertempat di Ruang Rapat FK 1 UNISA Yogyakarta.

Kunjungan dari Universitas Gunadarma dihadiri oleh enam orang delegasi, terdiri atas Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Kesehatan Dr. Rini Damayanti, Ketua Program Studi Sarjana Kebidanan, Ketua Program Studi Profesi Bidan, Sekretaris Program Studi Sarjana Kebidanan, Sekretaris Program Studi Profesi Bidan, serta perwakilan Penjaminan Mutu.

UNISA Yogyakarta menyambut langsung kunjungan dan studi banding tersebut melalui kehadiran Dr. Dewi Rokhanawati, S.SiT. selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Ketua Program Studi Sarjana Kebidanan, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Sekretaris Program Studi Sarjana dan Profesi, serta tim dari berbagai unit.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi forum diskusi dan pertukaran pengalaman terkait tata kelola program studi, pengembangan kurikulum, pelaksanaan pendidikan akademik dan profesi bidan, sistem penjaminan mutu internal, serta penguatan tata kelola institusi pendidikan tinggi.

Diskusi berlangsung dalam suasana interaktif dan konstruktif, dengan saling berbagi praktik baik (best practices) dalam pengelolaan pendidikan kebidanan, pengendalian mutu, serta strategi peningkatan kualitas lulusan yang berdaya saing nasional.

Melalui kegiatan kunjungan dan studi banding ini, Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan serta memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu UNISA Yogyakarta juga menegaskan perannya yakni sebagai simpul kolaborasi dan pusat pertukaran praktik baik dalam pengembangan pendidikan kebidanan.

Profesi Bidan UNISA Yogyakarta Gelar Pembukaan PANUM Angkatan ke-10

Profesi Bidan UNISA Yogyakarta Gelar Pembukaan PANUM Angkatan ke-10

Yogyakarta — Program Studi Kebidanan Program Profesi Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Kepaniteraan Umum (PANUM) secara hybrid secara daring melalui zoom meeting dan luring bertempat di Ruang 2.12, Gedung Siti Bariyah, Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta. Kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Ketua Program Studi serta Sekretaris Program Studi Pendidikan Profesi Bidan pada Senin (9/2) .

Suyani selaku Ketua Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan menuturkan bahwa mahasiswa angkatan X akan melaksanakan kegiatan Kepaniteraan Umum (PANUM) selama tiga hari ke depan sebagai bekal sebelum terjun ke lahan praktik. Kegiatan PANUM ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan berbagai materi penting, antara lain etika profesi, metode bimbingan, metode evaluasi, serta materi pendukung lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan profesi bidan.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Dewi Rokhanawati juga berpesan, “Menjadi bidan profesi lulusan Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta perlu memiliki self-efficacy yang kuat. Hal tersebut dapat dibangun melalui penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional yang baik”. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa keunggulan lulusan Pendidikan Profesi Bidan UNISA Yogyakarta terletak pada kemampuan untuk melakukan inovasi dan improvisasi di lapangan, khususnya dalam upaya promotif dan preventif yang berbasis evidence based midwifery, sebagai ciri khas dan keunggulan institusi.

Sebanyak 39 mahasiswa mengikuti kegiatan PANUM ini yang terdiri dari 26 mahasiswa internal dan 13 mahasiswa eksternal. Seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik sebagai bagian dari proses pembentukan sikap profesional dan kesiapan dalam menjalani praktik profesi.

Melalui kegiatan Kepaniteraan Umum (PANUM) diharapkan mahasiswa mampu memahami peran dan tanggung jawab sebagai calon bidan profesional, serta memiliki kesiapan akademik, keterampilan, dan sikap yang unggul sesuai dengan nilai dan keunggulan Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta.