Yogyakarta (10/4)— Kabar membanggakan kembali datang dari Program Studi S1 Kebidanan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta. Sebanyak tujuh proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berhasil lolos pendanaan Hibah Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun 2026.
Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dosen Kebidanan UNISA Yogyakarta dalam mengembangkan keilmuan serta memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat melalui riset dan pengabdian yang inovatif dan berkelanjutan.
Salah satu proposal yang memperoleh pendanaan adalah penelitian yang diketuai oleh Dr. Dewi Rokhanawati, S.SiT., M.PH. bersama tim melalui skema Penelitian Fundamental Reguler dengan judul “Pengembangan Model Edukasi Interaktif Berbasis Keluarga untuk Meningkatkan Literasi dan Praktik Pengasuhan sebagai Upaya Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak.”
Selain itu, Bdn. Suyani dan tim juga berhasil memperoleh pendanaan pada skema Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Kemendiktisaintek 2026 melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dengan judul “Optimalisasi Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Kehamilan Berisiko Berbasis Aplikasi di Kalurahan Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta.”
Capaian serupa juga diraih oleh beberapa dosen Kebidanan lainnya yang mendapatkan pendanaan pada skema pengabdian kepada masyarakat. Bdn. Belian Anugrah Estri, S.ST., M.MR bersama tim mengusung program “PROSESMOS: Optimalisasi Kelembagaan dan Pelayanan Posyandu Remaja Berbasis Digital di Karang Taruna Trimudo Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta.” Program ini berfokus pada penguatan kelembagaan serta peningkatan kualitas layanan posyandu remaja berbasis digital.
Selanjutnya, Bdn. Fayakun Nur Rohmah, S.ST., M.PH dan tim menghadirkan program “Tecare (Teenage Care): Optimalisasi Kesehatan Reproduksi Menuju Remaja Berdaya.” yang bertujuan meningkatkan kesadaran serta kapasitas remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi secara mandiri.
Kontribusi dosen Kebidanan UNISA juga terlihat dalam kolaborasi tim pengusul, di antaranya Bdn. Evi Wahyuntari, S.ST., M.Keb. dan Ellyda Rizki Wijhati, S.ST., M.Keb. yang terlibat dalam program berjudul “Inovasi Model UKS Siaga Bencana di SDIT Alam Nurul Islam.” Program ini diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah melalui pendekatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Tidak hanya itu, Dr. Dhesi Ari Astuti, S.ST., M.Kes bersama tim juga berhasil memperoleh pendanaan dengan program “Optimalisasi Website HIV Talks Dasawisma Seruni Ngaran dalam Pendampingan Pencegahan HIV Remaja Prakonsepsi.” yang menitikberatkan pada edukasi dan pendampingan berbasis digital dalam upaya pencegahan HIV pada remaja.
Sementara itu, tim pengusul yang terdiri dari Bdn. Siti Arifah, S.ST., M.Kes dan Siti Istiyati, S.ST., M.Kes mengusung program “GEMA SAKINAH: Gerakan Edukasi Mandiri dan Aktif di Daycare Sakinah.” sebagai upaya meningkatkan kualitas edukasi kesehatan dan pengasuhan anak sejak usia dini.
Keberhasilan tujuh proposal ini mencerminkan kapasitas akademik yang unggul serta kepedulian sosial dosen Kebidanan UNISA Yogyakarta dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan ibu, anak, dan remaja.
Dengan diraihnya pendanaan hibah ini, diharapkan seluruh program yang dijalankan dapat memberikan dampak signifikan, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun peningkatan kualitas layanan kesehatan di masyarakat. Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus berinovasi dan berkontribusi secara nyata bagi kemajuan bangsa.
