Prodi Profesi Bidan UNISA Yogyakarta Terjunkan 70 Mahasiswa Praktik Komunitas di Dukuh Karang Tengah

Prodi Profesi Bidan UNISA Yogyakarta Terjunkan 70 Mahasiswa Praktik Komunitas di Dukuh Karang Tengah

Prodi Sarjana dan Profesi Bidan UNISA Yogyakarta sukses menerjunkan sebanyak 70 mahasiswa Praktik Profesi Bidan Angkatan VIII di Dukuh Karang Tengah, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping. Kegiatan ini sekaligus sebagai agenda awal melaksanakan Musyawarah Masyarakat Desa I (MMD I) sebelum nantinya mahasiswa akan mengimplementasikan program komunitas pada 5 Januari 2026 hingga 7 Februari 2026. Penyerahan mahasiswa Praktik Profesi Bidan Stase Komunitas disambut baik oleh warga setempat yang dalam kesempatan tersebut dihadiri Panewu Gamping, Lurah Nogotirto, Kepala Dukuh Karang Tengah, dosen pembimbing praktik profesi, perangkat desa, serta kader pada Senin (5/1/2025).

Sekretaris Prodi Program Profesi Bidan UNISA Yogyakarta, Bdn. Rosmita Nuzuliana, S.ST., M.Keb., menyatakan bahwa kegiatan praktik komunitas ini bukan sekadar menyelesaikan kewajiban profesi namun berharap kehadiran mahasiswa berperan nyata mengenali masalah kesehatan ibu dan anak, menganalisis, hingga memberikan asuhan bersinergi melalui keterlibatan langsung dengan masyarakat.

Dukungan juga datang dari Panewu Gamping, Suyanto, S.Sos., M.M., yang mengapresiasi peran perguruan tinggi khususnya UNISA Yogyakarta yang hadir sebagai bentuk kolaborasi lintas sektoral untuk lingkungan sekitar. Panewu Gamping dalam sambutannya menuturkan bahwa Gamping memiliki penduduk kurang lebih 100.000, kemudian Kalurahan Nogotirto memiliki 17.000-18.000 penduduk, serta Karang Tengah kurang lebih 3000 penduduk. Suyanto juga menegaskan bahwa salah satu isu strategis baik sebagai arahan dari pusat hingga ke kapanewon ialah dalam menanggulangi kemiskinan. Walaupun tidak terkait langsung tetapi hal tersebut memiliki keterkaitan dengan isu kesehatan yakni stunting sebagai konsentrasi bersama.

“Tentunya harapan kita bersama Kapanewon Gamping di tahun 2026 ini meningkat (kualitas kesehatannya) selain didukung kesadaran masyarakat juga didukung dari Perguruan Tinggi, salah satunya dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta,” tutup Suyanto (5/1/2025).

Melalui pelaksanaan Praktik Profesi Bidan Stase Komunitas Angkatan VIII Periode II Tahun 2025 ini, Prodi Kebidanan Program Profesi tidak hanya mengukuhkan perannya dalam menjawab tantangan kesehatan, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk calon bidan kompeten yang tangguh, peduli, dan siap berkontribusi untuk masa depan Indonesia yang lebih sehat.

Segar dan Optimal! Pelatihan SEO Bagi Pemula: Untuk Meningkatkan Website S1 Kebidanan

Segar dan Optimal! Pelatihan SEO Bagi Pemula: Untuk Meningkatkan Website S1 Kebidanan

Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan visabilitas untuk menarik minat publik Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, mengikuti pelatihan SEO yang dihadiri oleh narasumber profesional Didik Arwinstah, SEO selaku Pembicara Internet Marketing Nasional  dan Arizona Firdonsyah, S.Kom., M.Kom selaku Dosen Ilmu Komunikasi Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.

Pelatihan ini didukung oleh Biro Humas Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, guna mendukung peningkatan peringkat Webometrik serta memberikan wawasan terkait strategi digital dan SEO yang relevan untuk meningkatkan performa website.

Narasumber pada pelatihan SEO ini Didik Arwinstah, seorang Pembicara Internet Marketing Nasional yang memberikan wawasan mendalam mengenai Optimalisasi SEO untuk website Universitas dan Kolaborasi Konten untuk keberagaman. Dan Arizona Firdonsyah, S.Kom., M.Kom memberikan wawasan mendalam mengenai Pengenalan Webometrik dan Indikatornya dan Studi Kasus Website berperingkat Tinggi. Diharapkan dalam pelatihan ini dapat memberikan wawasan terkait strategi digital dan SEO yang relevan untuk meningkatkan performa website Universitas dan Prodi Sarjana Kebidanan UNISA Yogyakarta.

Studi Banding Dosen S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta ke Universitas Brawijaya: Memperkuat Kerjasama Akademik

Studi Banding Dosen S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta ke Universitas Brawijaya: Memperkuat Kerjasama Akademik

Dalam rangka memperkuat kerjasama akademik serta meningkatkan mutu pendidikan kebidanan, dosen Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA), Yogyakarta, melaksanakan kunjungan studi banding ke Universitas Brawijaya (UB), Malang, pada Jum’at, 16 Agustus 2024. Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam upaya pengembangan kurikulum dan metode pengajaran yang lebih inovatif dan efektif, sesuai dengan semangat MBKM.

Dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UNISA, Dr. Dewi Rokhanawati, S.SiT., M.PH, serta didampingi oleh Ketua Program Studi Kebidanan, Nidatul Khofiyah, S.Keb., Bd., M.PH, beserta tim Prodi, delegasi UNISA Yogyakarta disambut hangat oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, Sp.A(K), yang hadir bersama Kepala Departemen Kebidanan FKUB, Dr. dr. Bambang Rahardjo, Sp.OG(K), serta jajaran pimpinan fakultas. Pertemuan ini berlangsung penuh antusiasme, membahas strategi implementasi kurikulum berbasis kompetensi, penerapan teknologi digital dalam pembelajaran, serta bagaimana keduanya dapat mendukung pelaksanaan MBKM.

“Kunjungan ini merupakan langkah strategis bagi kami untuk memperkuat kualitas akademik di UNISA Yogyakarta dan mengintegrasikan elemen-elemen MBKM ke dalam program studi kami. Melalui diskusi yang konstruktif, kami memperoleh banyak wawasan dari praktik terbaik yang sudah diterapkan di Universitas Brawijaya, yang tentu akan bermanfaat dalam pengembangan kurikulum kami,” ujar Nidatul Khofiyah, S.Keb., Bd., M.PH.

Dr. Wisnu Barlianto menyambut baik kerjasama ini dan menekankan pentingnya sinergi antar perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan di era pendidikan modern. “Universitas Brawijaya selalu terbuka untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan UNISA Yogyakarta. Kami yakin, kolaborasi ini akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kedua institusi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kebidanan yang sejalan dengan konsep MBKM.”

Dengan adanya Memorandum of Understanding (MoU) diharapkan tercipta sinergi yang lebih erat antara UNISA Yogyakarta dan Universitas Brawijaya, yang akan berdampak positif pada pengembangan pendidikan kebidanan di Indonesia.

Penandatanganan MOU Kerjasama Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya untuk Mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Penandatanganan MOU Kerjasama Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya untuk Mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Yogyakarta, [Jum’at, 16 Agustus 2024]—Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman belajar mahasiswa, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) bersama Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB), menandatangani Memorandum of Understanding (MOU). Kerjasama ini bertujuan untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) antar perguruan tinggi. Kegiatan awal yang dilaksanakan melalui penyerahan mahasiswa kebidanan outbound dari UNISA ke UB.

 Acara penandatanganan yang berlangsung di kampus Universitas Brawijaya dihadiri oleh perwakilan dari kedua institusi. Dekan FK Universitas Brawijaya Universitas, Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, Sp.A(K) hadir didampingi Kepada Departemen Kebidanan FKUB, Dr. dr. Bambang Rahardjo, Sp.OG (K), dan Dekan FIKES Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), Dr. Dewi Rokhanawati, S.SiT., M.PH, turut hadir beserta tim Prodi Kebidanan FIKes UNISA Yogyakarta.

Dalam upaya Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta kerjasama antar perguruan tinggi, 10 Mahasiswa Unisa Yogyakarta dari prodi Sarjana Kebidanan akan menjalani perkuliahan di kampus Universitas Brawijaya selama 1 semester. Selain untuk menjalin sinergi antar Universitas, juga untuk saling memperkuat silaturrahim dan menambah wawasan serta pengalaman para mahasiswa yang ikut dalam program MBKM ini.

 Dalam sambutannya, Dekan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kerjasama ini. “Kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa kami untuk mengembangkan potensi mereka melalui program MBKM Guna mencapai visi dan misi Prodi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi UNISA  menghasilkan bidan pilihan yang unggul dalam upaya promotif-preventif berdasarkan Evidence Based in Midwifery (EBM) dan nilai-nilai Islam Berkemajuan dengan mengimplementasikan kurikulum yang sudah dilakukan penyelarasan dengan kurikulum AIPKIND 2019 dan sudah melakukan penyelarasan kurikulum OBE yang mendukung MBKM.

Melalui MOU ini, kedua universitas berkomitmen untuk mendukung mobilitas mahasiswa, khususnya dalam program outbound yang memungkinkan mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta untuk menimba ilmu dan pengalaman di Universitas Brawijaya. Mahasiswa yang terpilih mengikuti skema ini tampak bahagia dan semangat untuk mengikuti proses belajar Kolaborasi ini akan membuka peluang baru bagi mahasiswa kami untuk belajar dan berkembang di lingkungan akademik yang berbeda, sesuai dengan semangat Merdeka Belajar.”

STADIUM GENERAL KEBIDANAN : UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF PADA NEONATUS DAN BAYI

STADIUM GENERAL KEBIDANAN : UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF PADA NEONATUS DAN BAYI

Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menyelenggarakan Studium General yang bertemakan “Upaya Promotif dan Preventif pada Neonatus dan Bayi.” Acara ini dihadiri oleh 300 mahasiswa prodi Kebidanan di Hall Baroroh Baried, Kamis (07/12).

Narasumber utama pada studium general ini adalah dr. Utami Roesli, Sp.A., MBA, FAM, seorang staf dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). dr. Utami, yang memiliki kredibilitas tinggi di bidang kesehatan anak, memberikan wawasan mendalam mengenai strategi dan praktik yang efektif dalam upaya mencegah dan mempromosikan kesehatan pada neonatus dan bayi.

Dr. Ismarwati, S.ST., MPH, selaku Wakil Dekan I FIKes UNISA Yogyakarta, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan berharga ini dengan baik.

“Kami berharap mahasiswa dapat mengambil ilmu sebanyak mungkin dari narasumber yang sangat kredibel ini. Pengetahuan yang didapat sangat penting karena nantinya mahasiswa akan menjadi Bidan profesional yang berdedikasi dalam menjaga kesehatan neonatus dan bayi,” ujarnya.

Studium General ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa Prodi Kebidanan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang praktik-praktik yang berkelanjutan dalam perawatan kesehatan bayi dan neonatus. Informasi yang disampaikan oleh dr. Utami Roesli memberikan wawasan yang berharga bagi para calon tenaga kesehatan masa depan.

Acara ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif terlibat dalam sesi tanya jawab dan diskusi, menunjukkan minat yang besar dalam pembelajaran mengenai perawatan kesehatan pada masa neonatal dan bayi.

PENGUKUHAN DAN ORASI ILMIAH GURU BESAR KEBIDANAN PERTAMA DI INDONESIA

PENGUKUHAN DAN ORASI ILMIAH GURU BESAR KEBIDANAN PERTAMA DI INDONESIA

Pada Sabtu (16/12), merupakan momen yang gemilang dan bersejarah bagi Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakartadengan diadakannya Rapat Senat Terbuka Orasi Ilmiah yang memperingati pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Mufdlilah, S.SiT., M.Sc. Acara yang diselenggarakan di Convention Hall Masjid Walidah Dahlan Kampus UNISA Yogyakarta itu dihadiri oleh 500 undangan, yang terdiri dari keluarga besar, serta civitas akademik.

Dr. Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat, dalam sambutannya menyampaikan betapa Prof. Mufdlilah menjadi tonggak bersejarah sebagai Guru Besar pertama yang berasal dari UNISA Yogyakarta dan menjadi Guru Besar di bidang kebidanan, menjadi yang pertama di Indonesia.

“Kami berharap momen ini akan menjadi sumber inspirasi bagi seluruh elemen di UNISA Yogyakarta untuk menghasilkan karya-karya inovatif yang memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ucap Warsiti.

Dr. apt. Salmah Orbayinah, M. Kes, Ketua Umum Pimpinan Pusat `Aisyiyah, turut memberikan apresiasi atas dedikasi Prof. Mufdlilah. Salmah mengungkapkan bahwa Prof. Mufdlilah telah aktif dalam organisasi `Aisyiyah sejak usia muda, dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) hingga kini, sambil tetap menjalankan perannya sebagai dosen.

“Meskipun begitu banyak kesibukan dan komitmen di `Aisyiyah, Prof. Mufdlilah tetap menjaga konsistensi dan aktifitasnya di lingkungan kampus, yang bahkan memberikan kemudahan dalam perjalanan akademis hingga meraih gelar tertinggi,” papar Salmah.

Keberhasilan pengukuhan Guru Besar Prof. Mufdlilah bukan hanya menjadi kebanggaan UNISA Yogyakarta, namun juga sebuah inspirasi yang menunjukkan bahwa komitmen, dedikasi, dan karya nyata dapat diraih walaupun dalam kesibukan yang padat.

Rapat Senat Terbuka Orasi Ilmiah dalam suasana yang penuh haru dan kebanggaan, acara tersebut menjadi tonggak sejarah yang meneguhkan eksistensi UNISA Yogyakarta dalam mencetak para akademisi dan tokoh yang berpengaruh bagi masyarakat.